Teh merupakan larutan yang terbuat dari daun teh yang
dibuat dengan cara menyeduh daun teh yang kering yang berasal dari tanaman
Camellia Sinensis. Teh merupakan sumber alami kafein, teofilin dan antioksidan dengan
kadar lemak, karbohidrat atau protein mendekati nol persen. Teh bila diminum terasa sedikit
pahit yang merupakan kenikmatan tersendiri dari teh.
Teh mengandung polifenol yang berfungsi sebagai antioksidan untuk menangkap radikal bebas dalam tubuh
juga ampuh mencegah berkembangnya sel kanker dalam tubuh. Radikal bebas ada di
tubuh kita karena lingkungan udara yang tercemar polusi dan juga dari makanan
yang kita makan. Selain
itu, teh juga mengandung Vitamin E, Vitamin C, dan Vitamin A. Berikut adalah
manfaat ketika mengkonsumsi teh.
1.
Memperkuat daya tahan tubuh
karena mengandung vitamin A, E, dan C.
2.
Menyegarkan tubuh, karena
teh dapat merangsang sistem tubuh kita untuk mengambil O2 dan mengedarkannya keseluruh tubuh.
3.
Mencegah pertumbuhan
kanker karena mengandung Polyphenol yang dapat menghambat mutasi sel-sel pada
tubuh.
4.
Mengatur metabolisme gula
dalam darah karena kandungan Mn (Mangan)
5.
Menangkal Kolestrol
karena mengandung Catechin yang dapat mempercepat pembuangan kolesterol melalui
feses.
6.
Mencegah tegangan darah
tinggi karena mengandung Epigallocatechin gallat.
7.
Memperkuat Gigi & Mencegah Keries pada Gigi karena teh
mengandung unsur Flouride (F).
Itulah manfaat dari kandungan teh. Selain itu, ada juga
bahaya dari mengonsumsi teh yang tidak
dianjurkan bagi beberapa orang tertentu. Berikut adalah bahaya dari
mengkonsumsi teh.
1.
Orang yang kekurangan
darah tidak boleh mengkonsumsi teh, karena Zat besi yang terkandung dalam teh
akan masuk ke saluran pencernaan berbentuk koloid. Zat besi berbentu koloid
tidak bisa diserap secara langsung harus diproses terlebih dahulu dengan peran
getah lambung. Maka dari itu apabila tubuh seseorang yang kekurangan darah
kurang zat besi otomatis sintesis hemoglobin akan terhambat dan penyakit akan
semakin parah.
2.
Orang yang sedang demam
tidak boleh mengkonsumsi teh karena akan meningkatkan suhu tubuh. Hal ini
dikarenakan theophyline yang terkandung dalam teh dapat
meninggikan suhu badan, bahkan membuat fungsi obat penurun suhu badan menjadi
hilang atau berkurang.
3.
Orang
yang mengalami sembelit tidak diperbolehkan mengkonsumsi teh karena dalam teh mempunyai peran astringen, yaitu melemahkan penggeliangan
saluran usus. Bila mereka nekat minum teh kental maka penyakitnya akan semakin
bertambah parah.
4.
Wanita
yang sedang menyusui sebaiknya jangan mengkonsumsi teh karena salah satu dari
racun dalam teh yaitu kafein bisa menghambat pengeluaran air susu (ASI).
5.
Orang
yang lemah saraf dan mengalami insomnia tidak boleh mengkonsumsi teh, karena
kafein dalam teh dapat mengakibatkan bergariahnya sistem syaraf dan
meningkatkan metabolisme dasar sehingga mengakibatkan sulit tidur dan merasa
gelisah.
Sumber :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar