Minggu, 06 Oktober 2013

Manfaat dan Bahaya dari Teh

Tea_leaves_steeping_in_a_zhong_čaj_05.jpgTeh merupakan larutan yang terbuat dari daun teh yang dibuat dengan cara menyeduh daun teh yang kering yang berasal dari tanaman Camellia Sinensis. Teh merupakan sumber alami kafein, teofilin dan antioksidan dengan kadar lemak, karbohidrat atau protein mendekati nol persen. Teh bila diminum terasa sedikit pahit yang merupakan kenikmatan tersendiri dari teh.
Teh mengandung polifenol yang berfungsi sebagai antioksidan untuk menangkap radikal bebas dalam tubuh juga ampuh mencegah berkembangnya sel kanker dalam tubuh. Radikal bebas ada di tubuh kita karena lingkungan udara yang tercemar polusi dan juga dari makanan yang kita makan. Selain itu, teh juga mengandung Vitamin E, Vitamin C, dan Vitamin A. Berikut adalah manfaat ketika mengkonsumsi teh.
1.       Memperkuat daya tahan tubuh karena mengandung vitamin A, E, dan C.
2.       Menyegarkan tubuh, karena teh dapat merangsang sistem tubuh kita untuk mengambil O2 dan mengedarkannya keseluruh tubuh.
3.       Mencegah pertumbuhan kanker karena mengandung Polyphenol yang dapat menghambat mutasi sel-sel pada tubuh.
4.       Mengatur metabolisme gula dalam darah karena kandungan Mn (Mangan)
5.       Menangkal Kolestrol karena mengandung Catechin yang dapat mempercepat pembuangan kolesterol melalui feses.
6.       Mencegah tegangan darah tinggi karena mengandung Epigallocatechin gallat.
7.       Memperkuat Gigi & Mencegah Keries pada Gigi karena teh mengandung unsur Flouride (F).
Itulah manfaat dari kandungan teh. Selain itu, ada juga bahaya dari mengonsumsi teh yang  tidak dianjurkan bagi beberapa orang tertentu. Berikut adalah bahaya dari mengkonsumsi teh.
1.       Orang yang kekurangan darah tidak boleh mengkonsumsi teh, karena Zat besi yang terkandung dalam teh akan masuk ke saluran pencernaan berbentuk koloid. Zat besi berbentu koloid tidak bisa diserap secara langsung harus diproses terlebih dahulu dengan peran getah lambung. Maka dari itu apabila tubuh seseorang yang kekurangan darah kurang zat besi otomatis sintesis hemoglobin akan terhambat dan penyakit akan semakin parah.
2.       Orang yang sedang demam tidak boleh mengkonsumsi teh karena akan meningkatkan suhu tubuh. Hal ini dikarenakan theophyline yang terkandung dalam teh dapat meninggikan suhu badan, bahkan membuat fungsi obat penurun suhu badan menjadi hilang atau berkurang.
3.       Orang yang mengalami sembelit tidak diperbolehkan mengkonsumsi teh karena dalam teh mempunyai peran astringen, yaitu melemahkan penggeliangan saluran usus. Bila mereka nekat minum teh kental maka penyakitnya akan semakin bertambah parah.
4.       Wanita yang sedang menyusui sebaiknya jangan mengkonsumsi teh karena salah satu dari racun dalam teh yaitu kafein bisa menghambat pengeluaran air susu (ASI).
5.       Orang yang lemah saraf dan mengalami insomnia tidak boleh mengkonsumsi teh, karena kafein dalam teh dapat mengakibatkan bergariahnya sistem syaraf dan meningkatkan metabolisme dasar sehingga mengakibatkan sulit tidur dan merasa gelisah.

Sumber        :


Tidak ada komentar:

Posting Komentar