•NUR M.ISKANDAR (003)
•MILLA AGUSTIANI (029)
•RIO RENHARD PUTRA (030)
PENGERTIAN
Termokimia adalah cabang dari ilmu kimia yang mempelajari hubungan antara reaksi dengan panas.
HAL-HAL YANG DIPELAJARI
•Perubahan energi yang menyertai reaksi kimia
•Reaksi kimia yang berlangsung secara spontan
•Reaksi kimia dalam kedudukan kesetimbangan.
REAKSI EKSOTERM DAN ENDOTERM
1.REAKSI EKSOTERM
Adalah reaksi yang pada saat berlangsung disertai pelepasan panas atau kalor. Panas reaksi ditulis dengan tanda positip.
Contoh :
N2 (g)+3H2 (g)---à2NH3 (g) + 26,78 Kkal
2. REAKSI ENDOTERM
Adalah reaksi yang pada saat berlangsung membutuhkan panas. Panas reaksi ditulis de
ngan tanda negatif
Contoh :
2NH3--àN2 (g) + 3H2 (g) - 26,78 Kkal
PERUBAHAN ENTALPI (ΔH)
Reaksi perubahan entalpi, antara lain :
1.Reaksi dalam larutan
2.Reaksi gas yang tidak mengalami perubahan koefisien antara sebelum dan sesudah reaksi.
Contoh :
Pada perubahan dari 12,425 gram karbon menjadi CO2
pada, suhu reaksi yang semula 30o C, terjadi kenaikan
suhu sebesar 0,484o C. Apabila panas jenis kalorimeter
200 Kkal / derajat. Berapa ΔH tiap
mol karbon yang dibakar ?
JAWAB
Panas jenis kalorimeter x Δt
200 x 0,484/12,435
=93,414
Pada pembakaran 1 mol C dibebaskan panas 93,414 Kkal. Jadi ΔH = - 93,414 Kkal
HUKUM HESS
Bunyi HUKUM HESS :
“Kalor reaksi dari suatu reaksi tidak bergantung apakah
reaksi tersebut berlangsung satu tahap atau beberapa
tahap”
KEPENTINGAN :
Hukum Hess sangat penting dalam perhitungan kalor
reaksi yang tidak dapat ditentukan secara eksperimen.
Contoh reaksi :
1. Reaksi langsung
A B ΔH1 = x Kkal
2. Secara tidak langsung
a) lewat C A C
C B
ΔH2 = b Kkal
ΔH3 = c Kkal
-selesai-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar